Language
NEWS &
EVENTS / Back to the
News List
Sabtu, 27 Desember 2003
Cara Mencegah Keganasan Kanker
TEKNOLOGI kedokteran memperkenalkan
kemoterapi sebagai upaya mencegah keganasan
kanker. Terutama bila cara pembedahan atau
penyinaran mulai tidak efektif karena
keganasan sel kanker telanjur menyebar.
Pengobatan ini menggunakan zat-zat kimia
untuk memutus siklus pembelahan sel.
Kemoterapi tidak sama dengan pembedahan dan
penyinaran (radiasi) yang bersifat lokal,
misalnya di payudara. Melainkan merupakan
pengobatan sistemik pada seluruh tubuh.
Menurut dr Djumhana A SpPD KHOM, jenis
kanker dimana kemoterapi dapat meningkatkan
pengobatan pembedahan, antaralain kanker
payudara, tulang, jaringan lunak, larings
(jalan napas atas), kanker kandung kemih dan
kanker anus.
Kebanyakan kemoterapi diberikan melalui
infus di bawah kulit (intravena). Tetapi,
menurut Health Today ada juga obat
kemoterapi melalui mulut.
Efek samping yang mengganggu acap muncul,
seperti meningkatnya risiko infeksi,mudah
terjadi perdarahan, memicu anemia, rasa
mual, diare dan sembelit, sariawan,
kelelahan, gangguan saraf, serta kerusakan
pada kulit dan rambut. Semua gangguan itu
akan segera hilang seusai terapi. Efek
samping yang berat tidak identik dengan
beratnya kanker. Karena pengobatan mencakup
seluruh tubuh, kemoterapi tidak hanya
membasmi sel kanker. Ada juga sel normal
yang ikut terbunuh (biasanya sel-sel muda).
Itu sebab selama kemoterapi pasien sering
mengalami kerontokan rambut, karena akar
rambut termasuk sel muda. (Sum)
Sumber: Kedaulatan Rakyat
Archive