Language

NEWS & EVENTS / Back to the News List

24.06.2005

14 Warga Kediri Kena Kanker Payudara

Kediri, Sedikitnya 14 orang warga Kabupaten Kediri, Jawa Timur, hingga bulan Juni 2005 ini dinyatakan positif terkena penyakit CA Mamay atau lazim disebut dengan kanker payudara, bahkan satu diantaranya meninggal dunia.

Kepala Sub Dinas Pelayanan Medik Dasar dan Kefarmasian Dinas Kesehatan Kabupaten Kediri, dr Hendro Candra, Jumat, menyatakan bahwa jumlah kasus penyakit kanker payudara tersebut diperkirakan masih akan terus bertambah.

"Bahkan hingga bulan Juni ini data yang kami terima dari RSUD Pare tercatat 71 orang pasien diduga (suspect) menderita penyakit kanker payudara," ujarnya.
Selama empat tahun terakhir kasus kanker payudara paling banyak terjadi pada tahun 2003 dengan 76 kasus, dimana satu diantaranya meninggal dunia.

Pada tahun 2004 kasusnya menurun menjadi 72 kasus dengan satu orang korban meninggal dunia dan tahun 2001 terdapat 48 kasus namun tidak satupun penderita menjadi korban atas penyakit tersebut.
Sedang kasus kanker payudara suspect paling banyak terjadi pada tahun 2004 dengan 71 kasus, disusul kemudian pada tahun 2002 (67 kasus) dan tahun 2003 (56 kasus).

Menurut Hendro ada empat faktor yang menjadi penyebab dominan seseorang terjangkit penyakit kanker payudara. Empat faktor tersebut dikenal dengan istilah "4F", yakni female (perempuan), fat (kegemukan dengan kondisi tubuh banyak mengandung lemak), fertile (kesuburan), dan fourty (berusia 40 tahun).
"Jadi orang yang rawan terkena kanker payudara adalah wanita dengan berat badan tak terkontrol yang memiliki kesuburan dengan mempunyai anak lebih dari empat orang dan berusia 40 tahun," ujarnya.

Sedang kanker payudara itu sendiri dianggap berbahaya ketika sudah menginjak stadium dua dimana penyakit sudah menjalar di sekitar dada, kemudian stadium tiga menyebar ke daerah perut dan menuju sel otak.

"Namun kalau sudah memasuki stadium empat, dimana penyakit sudah menggerogoti organ tubuh lainnya, maka usia penderita tinggal menuju waktu saja," katanya.
Pada saat-saat awal penyakit kanker payudara tersebut mulai menjangkiti penderita, biasanya dokter akan memberikan obat cita statica yang dapat menghambat proses replikasi sel kanker.

Pengobatan selanjutnya bisa dilakukan dengan penyuntikan untuk mengambil sel halus yang menyebabkan berkembangnya penyakit tersebut.

"Kalau untuk deteksi dini, para wanita bisa mengkonsumsi jus jambu biji yang daging buahnya berwarna merah," tandas Hendro.( ant/Cn07 )

Sumber: Suara Merdeka
 

Archive

 


 

This website has been funded by

 

This website is supported by
educational grants from Roche Indonesia