Language
NEWS &
EVENTS
19.08.2005
Kanker Payudara, Kedua Terbanyak di
Indonesia
Wakil Ketua Yayasan Kanker Indonesia dr
Lien Rohalina Oesadi mengatakan, kanker
payudara merupakan kanker kedua terbanyak
yang menyerang perempuan Indonesia. Perlu
perhatian serius sejak dini.
"Melalui perhatian serius maka kita dapat
menghindari sekaligus mencegah serangan
kanker payudara sejak dini," katanya dalam
acara Talk Show "Kanker Payudara" yang
merupakan rangkaian dari Pameran Jamu
Internasional, di Unpad, Bandung, Kamis.
Lien mengatakan, upaya yang dilakukan
pencegahan tersebut dengan melakukan
penggalakkan sosialisasi tentang kanker
payudara di berbagai kalangan, baik orangtua
maupun anak muda.
Ia menyebutkan, salah satu cara yang dapat
dilakukan oleh perempuan dalam mendeteksi
dini kanker payudara melalui "Sadari" atau
Pemeriksaan Payudara Sendiri.
Menurut dia, Sadari tersebut dapat dilakukan
dalam jangka waktu sebulan sekali atau
seminggu setelah menstruasi. Dengan cara
teratur ini, diharapkan perempuan mengenal
dengan baik keadaan payudaranya sendiri.
"Cara 'Sadari' sedini mungkin itu, mungkin
akan dapat menemukan kelainkan pada
payudara," ucapnya.
Ia mengatakan, laporan lembaga dunia bidang
kesehatan, WHO, pada tanggal 1 April 2004
lalu, menyebutkan bahwa penyakit kanker
adalah penyakit yang banyak terjadi dan
menimbulkan kematian.
Di seluruh dunia terdapat lebih dari sepuluh
juta penderita baru dan lebih dari enam
juta, mengalami kematian.
"Salah satu jenis kanker yang banyak
diderita di dunia, adalah, kanker payudara,"
demikian Lien Rohalina Oesadi. [TMA, Ant]
Sumber : Gatra
Archive