Language

NEWS & EVENTS / Back to the News List

Jakarta, 19 Januari 2001

Pengidap Kanker 1 dari 1000 Penduduk Kena Kanker

Sekitar 200.000 orang atau 1 dari 1.000 penduduk Indonesia kena kanker. Demikian Direktur Rumah Sakit Kanker Dharmais, dokter I Made Nasar SpPA, di Jakarta, Kamis sore, berkenaan dengan rencana pembangunan ruang rawat inap untuk pasien anak pengidap kanker di rumah sakit tersebut.

Data penderita kanker itu, kata Made Nasar, berasal dari estimasi Badan Kesehatan Dunia (WHO) bahwa rata-rata penghidap kanker tiap negara mencapai 1/1000 dari jumlah penduduk.

Sedangkan penderita kanker di kalangan anak-anak Indonesia diperkirakan 2,7% dari 200.000 orang tadi, atau sekitar 5.400 anak. Itu sebabnya tiap rumah sakit perlu memiliki ruang khusus anak pasien kanker.

Kanker di kalangan aak-anak, kata Made Nasar, sebagian besar adalah leukemia (kanker darah). Nah, sebagian besar rumah sakit di daerah belum punya fasilitas pengobatan. Bahkan RS Kanker Dharmais Jakarta yang milik pemerintah pun belum memiliki fasilitas tersebut.

Nasar menyambut baik inisiatif Yayasan Ongkologi Anak Indonesia (YOAI) yang dipimpin Nyonya Lies Sujudi (isteri Menkes Achmad Sujudi) dan Ira Sulistyo yang akan membantu membangun ruangan khusus anak penderita kanker.

Dengan demikiian, pasien anak dari kalangan mampu tidak perlu berobat ke luar negeri, sedangkan pasien kanker anak dari keluarga miskin mendapat bantuan dari YOAI.

Menurut Nyonya Lies Sujudi, YOAI membantu pengadaan ruangan rawat inap dengan 52 tempat tidur, ruang isolasi, ruang pemeriksaan, pengobatan, ruang tunggu pasien, ruang dokter dan perawat. Biayanya diperkirakan Rp 15 milyar.

Pembangunannya diharapkan selesai paling lambat akhir 2001, di lantai 6 RS Kanker Dharmais Jakarta. Dananya diperoleh dari bantuan kalangan mampu di Indonesia, masyarakat Belanda, dan Yayasan The Prof`s Jakarta. (Ant)

Sumber: Gatra.com

 

Archive

 


 

This website has been funded by

 

This website is supported by
educational grants from Roche Indonesia