Language

NEWS & EVENTS

17.08.2005

DITEMUKAN SEL BATANG PENYEBAB KANKER OTAK

Beberapa jenis kanker otak mungkin berawal dari sel batang khusus, kata para peneliti dalam laporan yang dapat mengarah pada pengobatan baru bagi tumor otak yang sulit diobati.

Penelitian dengan tikus menunjukkan bahwa jenis tumor otak tertentu yang sering terjadi mungkin diawali dengan sel batang primitif, yang merupakan satu jenis sel induk untuk darah dan jaringan, kata mereka dalam laporan itu, Senin.

"Riset berkelanjutan pada biologi sel batang dewasa akan membantu memahami bagaimana kanker terjadi dan berkembang dan mungkin mengarah pada terapi baru untuk mengobati tumor otak yang agresif dan sering terjadi saat ini," kata Dr. Luis Parada dari Pusat Medis Southwestern Universitas Texas di Dallas, yang memimpin studi itu, seperti dilansir Reuters.

Dalam jurnal Cancer Cell, Parada dan koleganya mengatakan penemuan mereka mendukung bukti bahwa yang disebut sel batang dewasa mungkin memainkan peran dalam perkembangan beberapa bentuk kanker.

Sel batang memiliki beberapa persamaan dengan sel kanker, termasuk kemampuan untuk hidup dalam jangka waktu sangat lama tanpa merusak diri sendiri, seperti yang dilakukan sel normal pada usianya.

Sel batang dewasa telah diprogram untuk menjadi jenis jaringan tertentu. Contohnya, sel batang pada sumsum tulang membuat barbagai jenis sel darah seperti sel darah putih, dan juga dapat menjadi otot jika saat diarahkan secara tepat.

Hal yang sama terjadi pada sel hati primitif dan sel otak primitif. Sejumlah sel otak primitif tersebut mungkin cenderung untuk membentuk tumor, kata tim Parada.

Mereka membiakkan tikus yang direkayasa secara genetik yang kekurangan satu gen yang disebut p53, yang dikenal karena perannya dalam mencegah tumor. Gen itu memperbaiki kesalahan dalam DNA yang dapat mengakibatkan kanker.

Tikus itu juga memiliki versi mutasi dari sebuah gen penekan tumor yang lain yang disebut NF1. Saat tikus yang direkayasa secara genetik itu dewasa, mereka semua mengalami tumor otak.

Para peneliti menemukan bahwa sel batang pada bagian dari otak yang disebut zona subventricular mengakibatkan kenaikan pada sel astrocytoma jahat dalam tikus yang direkayasa secara genetik tersebut.

Astrocytoma jahat, atau glioma, adalah salah satu dari jenis tumor otak yang paling sering dialami orang dewasa. "Hasil studi kami bertentangan dengan dogma saat ini, yang mengasumsikan bahwa tumor dari jenis ini berasal dari sel glial yang berlokasi di seluruh otak," kata Parada.

Hal itu dapat membantu menjelaskan mengapa tumor tersebut sangat sulit diobati. Operasi dan terapi radiasi mungkin akan mengangkat tumor itu, tetapi kanker dapat melengkapi lagi dirinya sendiri dari sel batang, kata Parada. (*)

Sumber: Antara
 

Archive

 


 

This website has been funded by

 

This website is supported by
educational grants from Roche Indonesia