Language
NEWS &
EVENTS / Back to the
News List
Selasa, 16 Des 03
Kurangi Risiko Kanker
Seringkali kita merasa bahwa penyakit
kanker adalah penyakit yang sudah
ditakdirkan adanya, sehingga kita hanya
pasrah dan tidak melakukan apa-apa. Memang
sih penyakit ini dapat diturunkan alias
dapat terjadi secara genetik.
Namun menurut Graham Golditz, MD, PhD, ada
banyak bukti yang menunjukkan bahwa setengah
dari penyakit kanker sebenarnya dapat
dicegah. Anda perlu mengetahui kalau Anda
mungkin memiliki kendali yang lebih besar
daripada yang Anda kira selama ini.
Beberapa penelitian baru-baru ini
menunjukkan bahwa faktor gaya hidup
memainkan peranan yang lebih besar dibanding
faktor keturunan terhadap sebagian besar
penyakit kanker. Bahkan lima kanker yang
paling banyak merenggut nyawa, memiliki
sekian faktor risiko yang dapat
dimodifikasi. Demikian menurut sebuah
laporan dalam jurnal Cancer Causes and
Control.
Walaupun risiko bagi individu mulai
terbentuk pada masa akil balik, tidak ada
batasan usia untuk melakukan suatu perubahan
gaya hidup. "Mengingat apa yang telah kita
ketahui sejauh ini, tidak ada bingkai waktu
yang tetap bagi perubahan perilaku. Dan
bahkan perubahan gaya hidup yang sedang pun
dapat membantu mengurangi risiko kanker anda
dalam jangka waktu lama," ujar Karen Antman,
MD, seorang pakar di bidang kedokteran dari
Columbia University dan direktur Herbert
Irving Comprehensive Cancer Center New York
City.
Untuk memaksimalkan usaha-usaha pencegahan
kanker Anda, ada beberapa langkah sederhana
yang dapat Anda lakukan.
Untuk mengurangi risiko kanker paru:
- Hentikan kebiasaan menghisap rokok
dan cerutu.
- Hindari merokok pasif sebanyak
mungkin.
- Tingkatkan konsumsi buah-buahan dan
sayur-sayuran hingga lima porsi
per hari.
- Lakukan tindakan-tindakan
perlindungan yang direkomendasikan jika
Anda bekerja di pabrik asbes atau yang
mengandung asbestos.
Untuk mengurangi risiko kanker payudara:
- Batasi konsumsi alkohol hingga satu
minuman per hari.
- Turunkan berat badan yang berlebih.
- Berolahraga selama tiga jam atau
lebih setiap minggu.
- Tingkatkan konsumsi beragam sayuran.
- Tingkatkan konsumsi lemak-lemak tak
jenuh tunggal, seperti minyak zaitun.
- Kurangi konsumsi lemak jenuh,
seperti daging dan produk-produk yang
berkadar lemak tinggi.
- Konsultasikan kepada dokter mengenai
penggunaan kontrasepsi oral dan terapi
penggantian estrogen.
Untuk mengurangi risiko kanker prostat:
- Tingkatkan konsumsi makanan-makanan
yang berbahan dasar tomat.
- Kurangi konsumsi lemak jenuh,
seperti daging dan berbagai produk
berkadar lemak tinggi.
- Berolahraga selama tiga jam atau
lebih setiap minggu.
Untuk mengurangi risiko kanker usus
besar:
- Minumlah sebutir tablet aspirin
berlapis setiap hari.
- Hentikan kebiasaan merokok.
- Batasi konsumsi alkohol menjadi satu
minuman per hari.
- Turunkan berat badan yang berlebih.
- Berolahraga selama tiga jam atau
lebih setiap minggu.
- Tingkatkan konsumsi bahan makanan
yang kaya folat, seperti bayam, jus
jeruk, dan sereal yang diperkaya.
- Tingkatkan konsumsi buah-buahan dan
sayur-sayuran hingga lima porsi per
hari.
- Kurangi konsumsi lemak jenuh,
seperti daging dan produk-produk yang
berkadar lemak tinggi.
- Lakukan pemeriksaan endoskopi secara
berkala.
- Jika Anda seorang wanita,
konsultasikan kepada dokter mengenai
kontrasepsi oral dan terapi penggantian
estrogen.
Untuk mengurangi risiko kanker pankreas
(kelenjar ludah perut):
- Hentikan kebiasaan merokok.
- Tingkatkan konsumsi buah-buahan dan
sayur-sayuran menjadi lima porsi per
hari.
- Kurangi konsumsi
karbohidrat-karbohidrat sederhana
seperti roti tawar dan kentang. (klc)
(bps)
SUMBER: WASPADA ONLINE
HTTP://WWW.WASPADA.CO.ID/SERBA_SERBI/KESEHATAN/ARTIKEL.PHP?ARTICLE_ID=33024&PHPSESSID=C232DF666372CF6E36CBC9E7F2CED488
Archive