Language
NEWS &
EVENTS / Back to the
News List
03.10.2005
Curahan Hati Yanti Noor ...
CHRISYE SEMPAT IKUT NYANYIKAN CHOPIN LARUNG
Sejak pulang dari Singapura setelah
menjalani serangkaian kemoterapi, kondisi
Chrisye terus membaik. Air matanya sempat
menetes saat menyaksikan teman-temannya
menggelar acara khusus buatnya.
Untuk pertama kalinya, Yanti Noor, istri
terkasih, bersedia bertutur mengenai
penyakit suaminya.
Kapan tepatnya Anda mengetahui tentang
penyakit Mas Chris?
Penyakit beliau bermula akhir 2003
sampai awal 2004. Gejalanya adalah rasa
sakit yang amat sangat di daerah pinggang
dan kaki sebelah kiri. Rasa sakit ini kadang
muncul, kadang tidak.
Apa diagnosa dokter waktu itu?
Dokter yang memeriksa mendiagnosa Mas
Chris mengidap kelainan pada tulang
belakang. Tepatnya pada posisi L4 dan L5.
Katanya, sih, ada saraf yang sedikit
terjepit. Pada awalnya para dokter belum
mencurigai penyakit yang diderita beliau
adalah suatu penyakit yang membahayakan,
apalagi kanker. Jadi kami belum begitu
khawatir.
Pengobatan apa yang diupayakan untuk
mengobati sakitnya tersebut?
Ketika itu kami hanya memikirkan upaya
untuk menghilangkan rasa nyeri yang diderita
Mas Chris dengan hydrotherapy, yang menurut
dokter baik untuk pemulihan saraf-saraf yang
diderita Mas Chris.
Apakah sejak diterapi kondisinya membaik?
Memasuki tahun kedua, tepatnya bulan Mei
2005, Mas Chris merasakan sakit dan nyeri
yang dideritanya semakin menjadi. Rasa
sakitnya masih sama, yaitu nyeri yang
berkepanjangan di sekitar pinggang dan kaki.
Apa yang dilakukan Mas Chris jika
kondisinya sedang drop?
Mas Chris sering sekali menyebut-nyebut
asma Allah. Beliau sebetulnya cukup tabah,
dan menyerahkan segalanya kepada Allah.
Bukankah hidup kita ini sepenuhnya milik
Allah? Tetapi belakangan, kondisi Mas Chris
makin sering drop. Sampai akhirnya harus
dirawat di RS Pondok Indah.
Bagaimana kondisi Mas Chris ketika di
rumah sakit?
Jujur saja, kondisi Mas Chris ketika
dirawat sangatlah memprihatinkan. Sangat
tidak stabil. Alhamdulillah para dokter RSPI
dan dokter keluarga kami dapat menstabilkan
kondisi beliau.
Kabarnya, Mas Chris sempat koma.
Benarkah?
Enggak, kok, enggak sampai koma. Tapi
memang kondisinya benar-benar drop.
Lantas, apa alasan membawa berobat ke
Singapura?
Kami memutuskan membawa berobat ke RS
Mount Elizabeth, Singapura. Karena kami
dapat informasi di salah satu rumah sakit di
Singapura ada sebuah alat penting, yang
belum dipunyai rumah sakit di Indonesia.
Apa diagnosa dari dokter di Singapura?
Setelah diperiksa di Singapura, barulah
ketahuan, bahwa Mas Chris mengidap kanker
stadium lanjut, disertai iritasi syaraf
tulang belakang. (Chrisye didiagnosa sakit
kanker paru-paru stadium 4. Selama di
Singapura Chrisye ditangani oleh Dr Ang Te
Pian, dokter yang pernah menangani Perdana
Menteri Singapura)
Apa saja pengobatan yang dilakukan di
Singapura?
Selain pengobatan secara medis biasa,
Mas Chris juga menjalani kemoterapi. Beliau
dijadwalkan menjalani enam kali kemoterapi,
sekarang baru kemo yang ketiga.
Bagaimana perkembangannya?
Setelah kemoterapi yang ketiga,
alhamdulillah kondisi kesehatan beliau
mengalami kemajuan yang sangat pesat.
Meskipun kondisi fisiknya masih sangat
lemah, tetapi sudah jauh membaik
dibandingkan sebelumnya. Sudah bisa makan
sendiri, dan berkomunikasi dengan lancar.
Kabarnya, sudah bisa jalan, ya?
Saat ini kami melakukan terapi untuk
memfungsikan saraf-saraf beliau yang masih
lemah, dengan latihan jalan di dalam rumah
dengan menggunakan walker.
Bisa digambarkan, bagaimana perasaan Anda
melihat suami terkasih jatuh sakit seperti
ini?
Wah, jelas sedih. Sedih sekali. Saya
tidak bisa menggambarkan dengan kata-kata
bagaimana perasaan saya. Apalagi waktu
pertama kali mendengar vonis kanker itu.
Perasaan sedih ini juga dirasakan oleh
anak-anak kami, serta saudara serta kerabat.
Khusus kepada anak-anak, saya mencoba untuk
tampil tabah, dan tetap memberikan perhatian
yang dapat membangkitkan semangat mereka.
Ini menjadi penting, karena saya tidak ingin
anak-anak menjadi bertambah
sedih dengan keadaan ini. Kami layaknya
sebuah team yang solid untuk kesembuhan
orang yang kami cintai.
(Pasangan Chrisye-Yanti dianugerahi empat
orang anak, yaitu Anissa, Risty, dan si
kembar Masha dan Pasha. Selama dirawat di
Singapura, Anissa dan Risty setia menemani
Chrisye menjalani masa-masa pengobatan.)
Apa yang biasanya Anda lakukan untuk
menguatkan hati?
Saya dan anak-anak banyak berdoa. Salat
dan zikir tak putus-putusnya kami lakukan.
Hanya kuasa Allah-lah yang mampu
menyembuhkan orang yang kami sayangi ini.
Kami yakin, kok, bahwa kami tidak sendiri.
Kami masih punya Allah yang serba "Maha".
Kepada Allah-lah kami
meminta.
Apa yang Anda lakukan jika Mas Chris
sedang drop kondisinya?
Saya dan anak-anak tak boleh menunjukkan
kesedihan kami di depan Mas Chris. Karena
itu, jika Mas Chris sedang drop, kami tak
henti-hentinya memberinya semangat. Kami
sadar, semangat alias spirit ini tak boleh
hilang dalam diri Mas Chris. Dengan semangat
yang tinggi, Insya Allah, kondisinya akan
lebih mudah pulih.
Sebelum sakit, bagaimana sifat keseharian
Mas Chrisye?
Kepada saya dan anak-anak, dia itu
sering sekali melucu. Juga usil. Tetapi
sejak sakit ini, sifat suka melucu-nya jauh
berkurang.
Bagaimana bentuk perhatian teman-teman
dan sahabat?
Subhanallah. Alhamdulillah. Banyak,
banyak sekali perhatian yang dilimpahkan
oleh teman-teman dan sahabat kami. Bentuknya
macam-macam. Materiil maupun spiritual.
Sungguh tak terkira betapa berterimakasihnya
kami kepada semua yang telah memberikan
perhatian.
Apakah Mas Chris ikut nonton waktu para
sahabatnya menggelar penggalangan dana Untuk
Chrisye dari Sahabat?
Ya, Mas Chris nonton di rumah.
Apa reaksinya?
Beliau terharu sekali, sampai menangis.
Apalagi waktu akhir acara, ketika lagu
Lilin-lilin Kecil dinyanyikan. Bahkan Mas
Chris sempat ikut bernyanyi ketika lagu
Chopin Larung dinyanyikan oleh teman-teman
lamanya. Saya jadi ikut terharu melihatnya.
(Chopin Larung adalah lagu karangan Guruh
Soekarnoputra, yang dinyanyikan Chrisye saat
masih tergabung dalam kelompok Guruh Gipsy,
sebuah kelompok band yang kondang tahun
1970-an).
Apa harapan Anda sekarang ini?
Kami hanya minta dibantu doa yang
ikhlas, agar Mas Chrisye bisa sembuh seperti
sedia kala.
(Tabloid Nova)
Archive